Hidup gak sekedar bernafas

>Ramadhan

>

Andai kita tahu ini Ramadhan terakhir…
masih ada kesempatan untuk melaksanakan sholat di awal waktu
sholat yang dikerjakan… sungguh khusyuk lagi tawadhu’
tubuh dan qalbu… bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil… menangisi kecurangan janji

innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil ‘alamin
(sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku…)

Andai kita tahu ini Ramadhan terakhir…
tidak akan kita sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran senantiasa kita bacakan dan perdengarkan kehadapanMU ya Rabb…

Andai kita tahu ini Ramadhan terakhir…
setiap malam kita sibukkan dengan
bertarawih… berqiamullail… bertahajjud…
mengadu… merintih… meminta belas kasih
sesungguhnya aku berharap untuk ke syurga-MU dan aku tak sanggup untuk ke neraka-MU

Andai kita tahu ini Ramadhan terakhir…
kita akan selalu bersama dengan mereka yang tersayang
kita isi Ramadhan dengan hal yang bermanfaat
kita buru…kita cari..suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan

Andai kita tahu ini Ramadhan terakhir…
kita bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiapkan diri… rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan… lorong-lorong ridha Ar-Rahman

Duhai Ilahi… Andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah Ramadhan ini paling berarti… paling berseri…
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu… Ya Ilahi
yang bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti

Namun teman…
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi diri kita
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha… bersiap-siap… bersedia… meminta belas-NYA

Marhaban ya Ramadhan
Bulan dimana nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah, amal kita diterima dan do’a kita di ijabah,
Sebelum cahaya surga padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup, Sebelum Ramadhan datang,
dan untuk menambah khusyu-nya ibadah dibulan yang suci – yang penuh dengan berkah serta ampunan ini,
saya pribadi ingin menghaturkan PERMOHONAN MAAF lahir dan bathin,
Semoga kita semua senantiasa berada dalam Rahmat dan Hidayah ALLAH SWT serta selalu sehat dalam melaksanakan ibadah Ramadhan.

Taqqobalahu Minna Waminkum, Taqoballahu Ya Karim,

MARHABAN YAA RAMADHAN

[dari seorang teman : J. Purwanto | joko.purwanto@metrodata.co.id]

3 responses

  1. suaidi2007

    >ngetes komment bram

    August 27, 2009 at 23:32

  2. >sip…udah bisa kan pak!!!

    August 29, 2009 at 14:02

  3. suaidi2007

    >ga tau ini bisa apa ngga ya?

    August 29, 2009 at 14:43

Silakan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s