Hidup gak sekedar bernafas

>LEADPRENEURSHIP

>Selamat siang kawan,,

Pagi tadi aku baru saja ikutan seminar LEADPRENEURSHIP yang diadain oleh Juruan Manajemen FE UIN Maliki Malang dengan pematerinya Dr. A.B. Susanto dan H. Juniardi, SH. M.Si Lumayan lah, cuma bayar 15rb udah bisa dapet fasilitas snack, sertifikat, handout materi, dan juga materi2 yang keren banget dan juga sangat inspiratif sekali. Seminar ini dipandu oleh Dr. Asnawi selaku moderato.
Seperti biasa molor alias jam karet adalah kebiasaan temen2 yang tidak bisa dihindari, dalam poster tertulis acara dimulai pukul 08.00 WIB, tapi pada kenyataannya baru dimulai jam 09.15 WIB. Entah ini merupakan ketidak sengajaan atau memang di model seperti ini agar peserta bisa kumpul terlebih dahulu semua baru acara dimulai. Tapi, ya sudahlah hal tersebut tidak aku pikirkan dengan serius, coz kadang2 aku sendiri juga masih sering datang telat kok, hehe…

Materi pertama disampaikan oleh A.B. Susanto yang sebelumnya di awali oleh asistennya yang menyampaikan curriculum vitae beliau. Hal ini menyita perhatian dari para peserta, karena asisten tersebut adalah seorang wanita muda, cantik, menarik, suaranya renyah sekali disengar, dan juga seorang amoy. Ya aku sendiri berpikiran ini adalah suatu metode yang cerdas dari seorang A.B. Susanto untuk bisa menarik perhatian dari audience sebelum dia mulai memberikan materi. Selain itu ini juga menjadi suatu media promosi dari A.B. Susanto melalui asistennya tersebut. It’s okey lah, no problem. Dan kebetulan asisten  tersebut hari ini sedang berulang tahun, jadi ketika sebelum mengakhiri materinya A.B. Susanto memberikan sebuah surprise kepada asistennya dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun bersama-sama dengan para audience.

Dalam pemaparannya A. B. Susanto memberikan suatu pengaraha terkait pentingnya berwirausaha, di Indonesia sendiri jumlah wirausaha hanya 0,18% dibandingkan dengan dunia yang  mencapai 2%. Tentu hal ini sangat berpengaruh dengan kondisi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Setiap tahun semakin banyak sarjana yang lulus dan mencari pekerjaan dan tentu itu menambah angka jumlah penganguran di Indonesia yang mencapai 9 juta jiwa. Tentu hal ini menjadi problematika kita bersama, baik pemerintah maupun masyarakat Indonesia sendiri. Oleh karena itu, alangkah bijak apabila kita lulus nanti tidak kembali menambah jumlah pengangguran, akan tetapi menjadi seorang entrepreneur yang memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Akan tetapi, kita tidak hanya cukup entrepreneur saja, akan tetapi harus pintar mengelola usaha tersebur dan menjadi leader atau pemimpin yang benar2 tanggunh dan profesional. Sehingga usaha yang telah kia rintis bisa bertahan dan tidak mengalami krisis kepemimpinan. Jadi pada initnya Leadpreneurship adalah kemampuan untuk bisa merubah sumber daya yang rendah menjadi sumberdaya yang bernilai.

Pada sesi kedua, materi motivasi entrepreneurship yang disampaikan oleh H. Juniardi, SH., M.Si dengan penuh semangat dan menggugah kita untuk keluar dari zona nyaman pada diri masing2. Materi ini diawali dengan slogan2 yang menambah semangat audience. Seperti “SELAMAT PAGI!” yang dijawab dengan kata “SEMANGAT!”, “SELAMAT SIANG!” dijawab dengan “KERJA KERAS!”, “SELAMAT SORE” dijawab dengan “GAJIAN!”, dan “SELAMAT MALAM!” dijawab dengan “UENAK TENAN!”. Tentu jawaban yang terakhir ini mengundang tawa dan applause dari audience semua. Segala trik dan tips diberikan oleh beliau dengan penuh semangat, sehingga audience sendiri tidak merasa bosan dan waktu begitu cepat berlalu. Hingga pada saat sesi diskusi H. Juniardi, SH. M.Si memberikan suatu stimulus kepada mahasiswa FE UIN Maliki Malang untuk bisa menjadi rekan binaan enterpreneur yang dibimbing langsung oleh beliau sebanyak 10 orang, tetapi harus melewati tes yang diberikan oleh beliau. Bagi yang berminat dan bersungguh2 dipersilahkan untuk menemui beliau di kediamannya. Tentu saja aku sangat tertarik dengan kesempatan ini, dan sebelu mengakhiri statement nya beliau memberikan bocoran bahwa ujian yang harus dikerjakan adalah akan melepas binaannya di Surabaya dan disuruh untuk kembali ke Malang lagi dalam waktu 3-4 jam dengan tanpa membawa uang, HP, dan modal apapun, tetapi hanya dibekali dengan sehelai sapu tangan. Hal ini ditujukan untuk menanamkan main set kepada kita bahwa tidak ada yang tidak bisa dengan usaha.
Beuh… adakah kawan2 yang bermiant mengikuti ujian tersebut…??

4 responses

  1. >yyeeayyy,, who want to be the next indonesian leader??? ahahha jangan cuma indonesian idol doonngg,, ahahaha

    May 22, 2010 at 09:45

  2. >ok,, vote me pleae..!haha…

    May 22, 2010 at 10:03

  3. >hallo pak wo salam kenal…..

    May 25, 2010 at 09:28

  4. >@kanal: hallo,,,slm knl jg,,trims udh berkunjung…

    May 25, 2010 at 22:14

Silakan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s